Jumat, 02 November 2012

JASA TAK TERLUPAKAN


Puisi Patma

Ibu...
kau membingbingku selama satu tahun
kau begitu baik padakuwaluapun aku sukamarah-marah

Ibu....
kau begitu ceria dan rajin dari pada guru yang lain
ibu...
kau yang pintar,baik,ramah,cantik,dan sopan

Ibu...
kalau aku membuat salah tolong maafkan aku
karena aku cuma kesal karna aku selalu diejek

Ibu...
kalau aku lagi sedih kau menghibur aku
kalau aku lagi kesal kau menghiburku

Ibu...
terimakasih atas jasa-jasamu jika aku
masih sempat bertemu dengan ibu
aku sangat ingin memeluk ibu

referensi : http://www.lokerpuisi.web.id/2012/05/kumpulan-puisi-ibu-terbaru-update-2012.html

Tetesan Air Mata Untuk Seseorang di Sana

Kini hatiku seakan terluka
Tercabik-cabik tak berdaya
Kini hatiku merintih
Menangis dan bersedih

Apa kau telah lupa..
Di saat semua kita lalui bersama
Apa kau tak lagi ingat
Saat semua kita lalui dengan kobaran semangat

Kini kau berubah
Pancaran wajahmu tak lagi indah
Pandangan matamu tak lagi bersinar
Tatapanmu membuat semangatku tak lagi berkobar

Sahabatku yang ada di sana!!
Dapatkah kau merasakan ini semua???
Hatiku kini benar-benar menjerit
Yang dulu manis, kini harus kutelan rasa pahit!
Tetesan air mata ini sungguh membuatku sakit..

Sahabatku yang ada di sana!!!
Sadarlah!!
Tidakkah kau mendengar tangisan ini??
Tidakkah kau melihat tetesan air mata ini??

Sahabatku!!
Kembalilah!!
Aku merindukanmu!!

Oleh: wahyudi
untuk seorang sahabatku yang ada di sana. semoga engkau cepat kembali ke jalan yang benar

referensi : http://www.gudangpuisi.com/2009/07/tetesan-air-mata-untuk-seseorang-di-sana.html

Kamis, 01 November 2012

10. RENCANA KEUANGAN


Langkah Melakukan Perencanaan Keuangan

.Pertama, mengetahui posisi keuangan yang ada saat ini. Hal ini dinilai sangat penting, sebab dengan mengetahui posisi keuangan yang ada dari dirinya tersebut maka ia akan tahu berapa besar aset yang dimilikinya.

Kedua, menetapkan tujuan keuangan selanjutnya. Langkah ini di lakukan untuk mengetahui kemana selanjutnya harta miliknya di tujukan, misalnya, untuk mempersiapkan biaya pendidikan anak sebesar Rp20 juta (nilai nominal harus terukur).

Ketiga, identifikasi masalah. Masalah yang biasanya dihadapi orang saat ini biasanya adalah kekuranan dana. Disarankan untuk, menghindari hal ini ada baiknya mempersiapkan apa yang dibutuhkan di masa yang akan datang dengan melakukan proyeksi tertulis dan membuat pembukuan, sehingga apa yang dibutuhkan dapat dipersiapkan dananya.

Keempat, menyusun rencana berdasarkan informasi 1-2-3. Langkah ini diambil untuk mengetahui berapa jumlah dana yang dibutuhkan secara keseluruhan, kapan dana tersebut digunakan, bagaimana cara mengumpulkan dananya, kemana dana tersebut diinvestasikan, serta bagaimana mengantisipasi resiko-resikoyangberpotensi muncul.

Kelima, melaksanakan rencana. Ketika rencana keuangan tertulis sudah dilakukan tibalah saatnya melaksanakan rencana keuangan tersebut dengan mengikuti satu-satu petunjuknya.

Keenam, melakukan monitor pelaksanaan rencana dan melakukan evaluasi. Langkah terakhir ini untuk memastikan bahwa rencana keuangan sudah direncanakan sesuai yang direncanakan.

REFERENSI :   http://www.infobanknews.com/2011/03/enam-langkah-melakukan-perencanaan-keuangan/

9. RENCANA PEMASARAN

 langkah-langkah dalam pembuatan rencana pemasaran adalah:
1.      Mendefinisikan situasi bisnis
2.      Mendefinisikan segmen pasar / peluang dan ancaman
3.      Kekuatan dan kelemahan
4.      Penetapan tujuan dan sasaran
5.      Mendefinisikan strategi pemasaran dan usaha yang dilakukan
6.      Perencanaan tanggung jawab implementasi
7.      Penganggaran strategi pemasaran
8.      Memonitor usaha pemasaran

Sumber
Wiratmo, Maskur. Pengantar Kewiraswastaan-kerangka dasar memasuki dunia bisnis. BPFE-Yogyakarta. Yogyakarta. 1996

8. RENCANA PRODUKSI

Menyiapkan Rencana Produksi Anda

Apa yang dimaksud dengan rencana produksi?

Rencana produksi adalah bagian dari rencana bisnis jangka menengah Anda yang merupakan tanggung jawab bagian manufaktur / operasional Anda untuk dikembangkan. Rencana tersebut menyatakan dalam istilah umum jumlah hasil produksi yang menjadi tanggung jawab bagian manufaktur untuk dibuat pada setiap periode sesuai perencanaan.
Hasil produksi biasanya dinyatakan dalam istilah peso atau unit ukuran lain (misalnya ton, liter, kg.) atau unit produk agregat (ini mengacu pada rata-rata tertimbang semua produk dalam perusahaan Anda). Rencana produksi adalah otorisasi dari bagian manufaktur Anda untuk memproduksi barang-barang dengan laju yang konsisten dengan rencana korporasi perusahaan Anda secara menyeluruh.
Rencana produksi ini perlu diterjemahkan kedalam jadwal produksi induk agar dapat menjadwal semua barang untuk penyelesaian pada waktunya, menurut berbagai tanggal pengiriman yang dijanjikan; untuk menghindari kelebihan muatan atau kekurangan muatan dari fasilitas produksi; sehingga kapasitas produksi dimanfaatkan secara efisien dan berdampak pada biaya produksi yang rendah.
Mengapa penting untuk memiliki rencana produksi yang dikembangkan dengan cermat? Perencanaan produksi merupakan salah satu fungsi perencanaan yang dibutuhkan oleh perusahaan dalam bekerja untuk memenuhi kebutuhan para nasabahnya. Adalah kegiatan perencanaan jangka menengah yang mengikuti perencanaan jangka panjang dalam P/OM seperti perencanaan proses dan perencanaan kapasitas strategis. Perusahaan perlu mempunyai perencanaan agregat atau strategi perencanaan produksi untuk memastikan bahwa kapasitas yang cukup telah tersedia untuk memenuhi perkiraan permintaan dan menetapkan rencana terbaik untuk memenuhi permintaan ini.

Rencana produksi yang telah dikembangkan dengan cermat akan memungkinkan perusahaan Anda memenuhi tujuan sebagai berikut:
•  Meminimalkan biaya / memaksimalkan laba
•  Memaksimalkan layanan nasabah
•  Meminimalkan investasi inventaris
•  Meminimalkan perubahan dalam nilai produksi
•  Meminimalkan perubahan dalam tingkat tenaga kerja
•  Memaksimalkan pemanfaatan pabrik dan perlengkapan

Bagaimana rencana produksi dipersiapkandisiapkan?

Kegiatan 1 Penentuan Kebutuhan
Kegiatan 1 dalam Perencanaan Produksi adalah penentuan kebutuhan untuk perencanaan masa depan. Perkiraan permintaan memainkan peranan yang penting dalam pelaksanaan ketiga tugas ini. Oleh karena itu para manajer perlu sadar akan berbagai faktor yang akan mempengaruhi ketepatan dari ramalan permintaan dan penjualan.
Kegiatan 1 meliputi pelaksanaan tugas-tugas sebagai berikut:
KEGIATAN 1
Tugas-tugas

Keterangan
1 Susunlah ramalan penjualan untuk masing-masing produk atau jasa sepanjang masa perencanaan yang tepat.
2 Gabungkan semua permintaan bagi produk / jasa kedalam satu permintaan agregat.
3 Ubahlah permintaan agregat bagi masing-masing masa kedalam jumlah karyawan, proses, dan segala unsur lainnya dari kapasitas produktif.
Terdapat sejumlah faktor perusahaan yang dapat mempengaruhi tingkat permintaan untuk produk perusahaan. Segala faktor intern ini mencakup usaha pemasaran perusahaan; rancangan produk itu sendiri; segala strategi untuk meningkatkan layanan nasabah; dan kualitas serta harga produk.
Ada juga sejumlah faktor ekstern atau faktor lokasi pasar yang secara signifikan mempengaruhi permintaan seperti tingkat persaingan atau kemungkinan reaksi pesaing terhadap strategi bisnis perusahaan; persepsi nasabah tentang produk dan tingkah laku nasabah yang dipengaruhi oleh profil sosio-demografis. Akhirnya, ada sembarang faktor yang dapat mempengaruhi ketepatan permintaan ramalan seperti kondisi ekonomi secara menyeluruh dan munculnya siklus bisnis.

Kegiatan 2 Bagaimana Memenuhi Kebutuhan
Kegiatan utama berikutnya meliputi pengenalan berbagai alternatif yang dapat digunakan oleh perusahaan dalam memenuhi perkiraan produksi serta segala kendala dan biaya yang terlibat. Khususnya, kegiatan ini meliputi tugas-tugas sebagai berikut:
KEGIATAN 2
Tugas-tugas

Keterangan
1 Kembangkan beberapa skema sumber daya alternatif untuk memenuhi kebutuhan kapasitas kumulatif
2 Kenali rencana paling tepat yang memenuhi permintaan agregat pada biaya operasional yang paling rendah
Begitu rencana paling tepat telah terpilih, maka perusahaan akan menegevaluasi rencana tersebut dan nantinya menyelesaikan pelaksanaannya. Untuk maksud proses perencanaan yang efisien dan efektif, maka direkomendasikan pembentukan tim perencanaan produksi yang terdiri dari para manajer dari bagian manufaktur, pemasaran, pembelian dan keuangan.

Masukan apa saja yang ada untuk proses perencanaan produksi?

Agar dapat melaksanakan proses perencanaan agregat, informasi berikut perlu tersedia bagi tim perencanaan produksi ini. Data ini mencakup hal-hal sebagai berikut:
•  Informasi bahan / pembelian
•  Informasi operasional / manufaktur
•  Rancangan teknik / proses
•  Informasi penjualan, pemasaran dan distribusi
•  Informasi keuangan dan akuntansi
•  Informasi sumber daya manusia

referensi : http://indonesia.smetoolkit.org/indonesia/en/content/id/907/Menyiapkan-Rencana-Produksi-Anda

7. KEPEMIMPINAN USAHA

Sikap dan Kepemimpinan Pemilik Usaha

Pemilik Usaha, atau bisa kita sebut Owner, pasti adalah orang dengan jabatan tertinggi di sebuah kelompok. Sudah tercipta ratusan juta pemilik perusahaan didunia ini, dan bersaing dalam hal membuka usaha semakin dan semakin sulit. Jika pemilik usaha bisa ‘survive’ dari saingan usaha nya, tetap berjalan di bidang bagusnya, dengan artian tidak ada penurunan dalam usahanya, tidak heran jika tempat usahanya bakal dikenal oleh banyak orang.

Tiap pemilik usaha mempunyai cara memimpin , dan metode pemimpin mereka sendiri. Dengan si pemilik usaha mempimpin di tempat usaha, hal itu pula yang akan menentukan , bisa maju atau tidak usaha yang dijalaninya. Tegas, jujur, ramah, bijak, itu adalah modal dari sebuah kepemimpinan. Para pengikut usahanya akan bekerja sesuai target, sesuai hasil yang diinginkan , karena memiliki pemimpin yang mereka hormati.

Pemipik Usaha, atau pun direktur , harus memikirkan, akan dibawa kemana usaha ini. Menuju tempat usaha yang banyak dikenal orang, atau terkenal hanya di lingkungannya saja? . Dan cara – cara dari seorang pemimpin, pasti juga harus memikirkan, ‘apakah sanggup para karyawan melaksanakan cara yang saya pilih ?’ . Maka hal tersebut akan menimbulkan musyawarah. Pemimpin mengeluarkan metode baru, agar tidak kalah saing dengan usaha lain. Tetapi, hal yang disampaikan pemimpin, jika ada lebih dari 30% karyawan tidak setuju, maka pemimpin harus memikirkan ulang, bagaimana metode baru tersebut bisa diterima semua karyawan.

Jika pemimpin mengeluarkan keputusan sepihak, dan tidak ingin ditentang siapapun, pasti nya para karyawan akan ogah pengerjakan cara baru itu. Akan menjadi penurunan besar di bidang sosial tempat usaha, meskipun penghasilan tempat usaha meningkat. Karena itu hanya sementara, semakin karyawan malas dengan metode baru, atau lingkungan kerja yang buruk, sedikit demi sedikit penurunan penghasilan akan semakin terasa.

Adil dan Bijaksana. Dua hal tersebut yang harus dijunjung tinggi oleh seorang pemimpin. Apa yang dikatakan karyawan, apa hasil musyawarah dengan karyawan, itulah yang dibuat metode baru. Karena dengan begitu, para karyawan akan merasa dihargai dan dibutuhkan. Semangat kerja pun muncul, dan tentu akan berdampak baik untuk penghasilan tempat usaha.Pemimpin harus memikirkan , bagaimana cara dia memajukan usaha. Dengan cara berjuang bersama dengan karyawan untuk memajukan perusahaan, atau hanya mengandalkan kerja karyawan, tanpa memikirkan bagaimana perasaan karyawan yang dia suruh untuk bekerja.

Pemimpin yang selalu memperhatikan para karyawannya, akan mendapat hal yang positif untuk kemajuan usahanya. Jika para karyawan merasa nyaman dengan kepemimpinan pemimpin, merasa dihormati hasil kerjanya, tidak lepas kemungkinan para karyawan akan bekerja, dan memberikan hasil jauh diatas target. Suasana tempat kerja pun menjadi nyaman, dan hasil kerja pun terasa begitu cepat kenaikannya.

Kesimpulannya, para pemimpin , atau pemilik usaha, harus memikirkan cara atau metode yang baik untuk kemajuan usahanya. Ingin dengan cara mengajak para karyawannya untuk bersama-sama berjuang untuk memajukan usahanya, atau dengan cara yang sepihak, semisal menyuruh para pekerja mencapai target yang ditentukan, tanpa memikirkan kesejarteraan dan kenyamanan para karyawannya

6. ORGANISASI USAHA

1. Pengertian
Organisasi usaha adalah suatu bentuk kerjasama antara sekelompok orang yang mempunyai tujuan sama dan bekerjasama untuk mencapai tujuan bersama

 2. Tujuan dan Sasaran Usaha
a. Tujuannya adalah menyatukan pendapat dan langkah kerja dalam bekerja agar efektif dan efisien dalam mencapai sasaran usaha.
b. Sasaran usaha ialah mendapatkan keuntungan/laba baik sendiri maupun bersama-sama.

3. Menetapkan Bentuk Badan Usaha
a. Pengertian Badan Usaha
Adalah suatu bentuk organisasi usaha yang bekerja untuk mendapatkan keuntungan.
b. Bentuk-bentuk Badan Usaha

1. Perusahaan Perseorangan adalah bentuk usaha yang masih sederhana dengan modal terbatas serta dilakukan secara sendiri/perseorangan.

2. Perseroan Terbatas ialah perseroan yang memperoleh modalnya dengan menjual/mengeluarkan saham (sero) dimana setiap orang dapat memiliki satu atau lebih serta bertanggungjawab sebesar modal yang diserahkan.

3. Persekutuan Comanditier (cv) adalah perkumpulan beberapa orang yang mengikatkan diri untuk menyerahkan modal ke dalam perusahaan yang dijalankan oleh satu atau beberapa orang anggota dengan nama bersama dan mereka adalah merupakan pemiliknya.

4. Persekutuan Firma adalah persekutuan yang didirikan oleh beberapa orang dikelola dan dimiliki secara bersama-sama.

5. Koperasi adalah badan usaha yang beranggotakan orang seorang atau badan hukum koperasi yang melandaskan kegiatannya berdasarkan atas azaz kekeluargaan.

Modal koperasi berasal dari:
1. Simpanan pokok adalah simpanan yang dibayarkan sekali selama menjadi anggota koperasi dan besarnya sama berdasarkan musyawarah bersama.
2. Simpanan wajib simpanan yang dibayarkan secara kontinyu/setiap bulan yang besarnya adalah sama
3. Simpanan suka rela ialah simpanan para anggota yang jumlahnya tergantung pada anggota .

No Badan Usaha Kebaikan Keburukan
1 PT Kelangsungan hidup lebih terjamin biaya pendirian lebih mahal
Tanggungjawab terbatas Kurang komunikasi antara pemegang saham
Pengelolaan usaha lebih efisien Organisasi dan manajemennya lebih komplek sehingga operasional mahal
Ketersediaan modal lebih besar
Saham dapat diperjual belikanbiaya pendirian lebih mahal
Kurang komunikasiantara pemegang saham
2 CV Pendirian mudah Sukar menarik kembali investasinya
Modal yang dikumpulkan lebih banyak Tanggungjawab tak terbatas kelangsungan hidup perusahaan
Manajemen perusahaan dapat diferifikasi Harus membayar bunga modal ke sekutu
Kesempatan berkembang lebih besar
Kemampuan memperoleh kredit lebih besar
3 firma Prosedur pendirian mudah Hutang perusahaan ditanggung oleh kekayaan pribadi
Sadar terhadap pembagian kerja Akibat tindakan seseorang anggota firma akan menyerahkan terlibatnya anggota lain
Kebutuhan modal mudah dipenuhi Kemungkinan timbul perselisihan antara pendiri
Resiko kerugian dibagi beberapa anggota Kesatuan pendapat sulit dicapai

Koperasi dapat dibedakan menjadi:
1. koperasi produksi ialah koperasi yang menampung hasil produksi para anggotanya, dengan catatan akan menjual dan memberikan keuntungan pada produsen (para anggota koperasi.
2. koperasi konsumsi ialah koperasi yang menyediakan keperluan sehari-hari bagi para anggota, dimana anggota dapat membeli barang-barang di keperasi.
3. koperasi kredit ialah koperasi yang memberikan pinjaman kepada para anggotanya dimana dana yang dipinjamkan dapat berasal dari simpanan anggota.
enang dalam persaingan.

referensi : http://sumarsonoyappi.wordpress.com/2008/07/25/organisasi-usaha/